Menara IDI Berbasis Koperasi

menaraIDI Sudah berumur 63 tahun, dengan jumlah anggota begitu banyak, tetapi sampai saat ini IDI belum mampu membangun gedung yang besar. “Tetapi kalau kita bersama-sama pasti dapat terwujud untuk mambangun Gedung tersebut, “Insya Alloh mudah-mudahan dalam jangka tidak lebih dari 6 tahun kita dapat mempunyai gedung dan menjadikan  rumah dokter Indonesia,” ujar Ketua Umum PB IDI Dr. Zaenal Abidin, MH dalam sambutannya pada acara Perencanaan Pembangunan Menara IDI (10 September 2013) di Hotel Royal Kuningan Jakarta.

Sementara itu Ketua Primer Koperasi IDI, Dr. Kadarsyah  mengatakan, PB IDI dengan Primer Koperasinya telah membuat suatu konsep untuk mendirikan Manara IDI yang merupakan bangunan yang dapat menampung semua Sekretariat Perhimpunan dan dilengkapi dengan sarana pendukung lainnya adalah merupakan sebuah harapan yang harus diwujudkan.

Dalam acara tersebut dipimpin sebagai moderator oleh Sekjen PB IDI Dr. Daeng M Faqih, MH dan dihadiri para undangan dari segenap Ketua Perhimpunan Dokter Pelayanan Primer (PDPP), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis (PDSp) dan Ketua Perhimpunan Dokter Seminar (PDSm).

Dr. Zaenal mengatakan, untuk membangun Gedung Menara IDI tersebut salah satu cara dengan  sistem Koperasi. Karena Koperasi adalah melambangkan kebersamaan. “Karena kebersamaan adalah warisan luhur dari bangsa Indonesia, dan hanya Kita yang bisa membangun dengan kebersamaan ini,” tutur Zaenal.

Kadarsyah menambahkan bahwa tujuan dari membangun Menara IDI ini adalah agar seluruh perhimpunan baik PDSp, PDSm ada dalam satu atap, sehingga komunikasi lancar, efektif dan efisien. Rencana pembangunan akan selesai pada bulan Januari 2015 dan persyaratannya antara lain salah satunya membayar uang tanda jadi sebesar Rp 10 juta. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Dr. Ahmad Naki no Hp  081314465896 dan Bapak Daniel no Hp 0813 19416907.

Fasilitas yang dimiliki antara lain ruang kantor, apartemen, hotel konvensi, area komersial.  Akses mudah adanya jalur  tol, busway, kereta api, Damri bandara, dan are parkir cukup luas. Bebas banjir, bebas 3 in 1 dan 70% daerah hijau.


Warning: readfile() has been disabled for security reasons in /home/idiko511/public_html/wp-content/plugins/facebook-like-and-comment/comments.php on line 37